Rabu, 12 April 2017

Dampak Negatif Arum Manis Terhadap Kesehatan Tubuh

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Makanan merupakan kebutuhan bagi manusia guna kelangsungan hidupnya. Makanan terbagi atas dua jenis yakni makanan pokok dan makanan ringan.
Dewasa ini makanan tradisional mulai ditinggalkan tetapi keberadaannya masih dapat ditemui . Makanan ringan seperti arum manis konsumen terbesarnya adalah anak-anak.
Arum manis adalah  jajanan tahun 90-an yang memiliki rasa legit dan tekstur berbentuk serat-serat halus seperti rambut.  Arum manis memiliki nama lain “kembang gula kapas warna-warni”. Arum manis terkenal karena rasa dan warnanya yang mencolok. Namun di zaman modern sekarang ini  jarang menjumpai penjual arum manis keliling. Arum manis memliki beragam jenis yaitu, arum manis gula jawa kacang tanah, arum manis gula pasir dan lainnya.
                   Bahan baku pembuatan arum manis terdiri atas gula dan pewarna makanan sehingga terasa sangat manis. Hal tersebut tentu memiliki dampak bagi tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan. Oleh karena itu penulis tertarik untuk membuat karya tulis dengan judul “Dampak Negatif Arum manis bagi  Kesehatan Tubuh”.

B.     Rumusan Masalah
Bagaimana dampak negatif arum manis bagi kesehatan tubuh?

C.    Tujuan Penulisan
Untuk mengetahui dampak negatif arum manis bagi kesehatan tubuh.

D.    Manfaat Penulisan
Manfaat penelitian secara teoritis :
1.    Menjadi inspirasi bagi penelitian-penelitian sejenis yang berkaitan dengan arum manis terutama kepada pecintanya.
2.    Menjadi dasar teori dan memberikan sumbangan teori bagi para pecinta arum manis.
Manfaat penelitian secara praktis :
1.    Memberi gambaran tentang arum manis dengan pecintanya
2.    Memberikan informasi secara mendalam mengenai arum  manis dengan pecintanya dan menambah pengetahuan mengenai arum  manis.


BAB II
DASAR TEORI

A.   Definisi Jajanan Tradisional

        Jajanan pasar adalah jajanan pasar tradisional Indonesia yang diperjuai belikan di pasar, khususnya di pasar-pasar tradisional.

Sampai saat ini jajanan pasar masih diminati oleh masyarakat meskipun telah banyak makanan luar negri yang sudah masuk di pasaran tapi jajanan pasar masih banyak diminati krena jajanan pasar bukan hanya harganya yang terjangkau saja tapi rasanya juga enak dan jenisnya beragam.[1]

 

B.       Definisi Gulali

             Gulali adalah salah satu jajanan tradisional Indonesia yang cukup populer pada masanya. Ketika belum banyak permen atau lollipop kemasan seperti sekarang ini, para anak kecil lebih suka membeli gulali yang dijual oleh pedagang keliling.[2]


C.           Jenis-jenis Gulali

1.      Gulali Gula Jawa Kacang Tanah
Gulali gula  Jawa Kacang Tanah. Jenis yang paling tradisional adalah gulali yang terbuat dari gula jawa atau gula merah. Gulali ini memiliki warna coklat kehitaman dan biasanya ditusuk dengan potongan batang kayu. Gulali dari gula Jawa ini biasanya dicampur dengan kacang tanah mirip permen ing-ting kacang.
2.      Gulali Gula Pasir
Gulali gula pasir. Jenis gulali yang terbuat dari gula pasir, gulali ini lebih berwarna karena pada pedagang biasanya memberikan pewarna makannan untuk membuatnya lebih menarik jika dibentuk. Gulali ini dapat dibentuk aneka kreasi seperti ayam, burung, pesawat, dan lain-lainnya.
3.      Gulali Rambut Nenek
Gulali rambut nenek. Gulali ini terbuat dari gula pasir dicampur dengan tepung, para penjual biasanya menarik-narik adonan dasar gulali ini sedemikian rupa hingga terbentuk seperti benang sutra. Kebanyakab orang menyebut gulali ini sebagai rambut nenek karena bentuknya yang kusut dan acak-acakkan seperti rambut nenek..
4.      Gulali Arum Manis
Gulali arum manis. Jenis gulali yang dibuat dengan sebuah mesin khusus yang berputar dan menghasilkan serat-serat gula yang halus. Jika serat-serat tersebut dikumpulkan maka akan tampak seperti kapas makanya sering disebut permen kapas.[3]

D.            Definisi Arum Manis

                                Arum manis adalah makanan dengan rasa manis, sesuai dengan namanya dan sangat ringan. Ada 2 jenis arumanis yang dijajakan oleh penjualnya. Saat kecil dulu, penulis lebih sering menemukan arum manis ini di”buat” terlebih dulu oleh penjualnya. Cara buatnya menggunakan mesin yang dioperasikan dengan tangan atau kaki. Jangan membayangkan mesin yang digunakan adalah mesin modern dan canggih. Melainkan mesin yang cukup sederhana. Bahannya saja terbuat dari kaleng.
Kedua adalah arum manis yang siap saji. Hanya perlu ditata diantara 2 lembar simping. Simping sendiri merupakan sejenis kerupuk (berbunyi kriuk) yang tipis tapi rasanya tidak segurih kerupuk. Jenis arum manis inilah yang saat ini banyak  dijajakan keliling daerah perumahan.[4]
                                  Description: Hasil gambar untuk gulali
Gambar  2.1 Gulali


E.         Asal Mula Arum Manis
Arum manis pertama kali diperkenalkan pada tahun 1904 oleh William Morrison dan John C. Wharton di St. Louis World'f Fair dengan nama “Fairy Floss” atau yang dalam bahasa Indonesia disebut “Benang Peri”. Pembuatan arum manis ini adalah dengan memasukkan gula pasir dan pewarna makanan ke dalam mesin penghancur gula.[5]

F.             Bahan-Bahan Pembuatan Arum Manis
 Bahan  untuk pembuatan arum manis mudah di dapatkan di pasar atau supermarket. Antara lain :
1.      1 kg gula pasir bersih
2.      ¼ kg terigu
3.      ¼ liter minyak goreng[6]
Description: Image result for gulali
Gambar  2.2 Gulali

G.      Proses Pembuatan Arum Manis
1.      Gula dimasak dengan 1 gayung air sampai keluar busa dan mengental.
Sebelumnya masak terigu bersama minyak goreng sampai berwarna coklat.
2.      Setelah matang dinginkan kemudian gula dibolak-balik dengan spatula  sampai membentuk adonan dan aduk trus biar tidak mengeras.
3.      Kemudian menyiapkan meja dengan kayu ditengah meja dengan alas seng taburi terigu yang dimasak dengan minyak tadi.
engolesi meja dengan minyak goreng yang ada dimasak dengan terigu.
5.      Meratakan lalu taruh adonan diatas meja buat lubang seperti donat masukkan ke kayu penopang lalu tari (nariknya harus masih panas gulanya).
6.      Menarik terus dengan cara yang sama biar gula berubah menjadi lembaran-lembaran rambut terus sampai halus tariknya harus dengan tenaga extra.[7]


BAB III
PEMBAHASAN

Dampak Negatif  Arum Manis Bagi Kesehatan
Arum manis merupakan jajanan yang disukai anak-anak, akan tetapi jajanan ini mempunyai beberapa dampak negatif bagi kesehatan tubuh, antara lain :
1.    Kerusakan respon sinaptik
Sinaptik merupakan bagian dari otak dimana implus otak ditransmisikan dan dilepaskan. Sebuah studi yang dilakukan oleh sekelompok ilmuwan menunjukan bahwa mengkonsumsi berlebihan fruktosa dapat merusak sinapsis.
2.    Kerusakan memori
Konsumsi fruktosa berlebih menyebabkan gangguan pada koneksi kimia diantara sel-sel otak. Hal ini kemudian merusak kualitas memori dan kemampuan belajar seseorang, pasalnya, sel-sel otak mengalami kesulitan memberikan sinyal satu sama lain. Tidak hanya itu gula pun akan menurunkan tingkat IQ seseorang.
3.    Mengurangi produksi insulin alami
Insulin merupakan hormon yang mengendalikan gula darah dalam tubuh kita. Orang dengan tingkat konsumsi gula yang tinggi dapat menyebabkan mereka kehilangan horman insulin yang nantinya mempengaruhi sel-sel otak mereka. 
4.    Meningkatkan risiko diabetes
Mengonsumsi minuman manis, seperti soft drink, minuman buah dan minuman olahraga dapat meningkatkan risiko diabetes tipe dua. Hasil studi baru yang melibatkan lebih 310.000 pasien menyatakan orang yang minum 1-2 porsi makanan manis sehari mengalami peningkatan risiko diabetes tipe dua sebesar 26%.  Mengonsumsi minuman manis cenderung menyebabkan kenaikan berat badan, yang merupakan faktor risiko untuk diabetes.
5.    Diet tinggi glikemik dapat menyebabkan jerawat
Menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Molecural Nutrition & Food Reserch, makanan yang dikonsumsi dapat mempengaruhi kulit.
6.    Meningkatkan risiko penyakit jantung
Makan lemak dalam jumlah berlebihan bukan satu-satunya yangmeningkatkan risiko penyakit jantung, gula juga memainkan peran langsung pada kesehatan. Trigliserida merupakan jenis lemak yang ditemukab dalam darah. Bila mengkonsumsi gula lebih dari dibutuhkan, maka kadar Trigserida yang tinggi dan kadar HDL yang rendah berkontribusi terhadap Aterosklerosis. Atterosklerosis merupakan suatu kondisi pengerasan arteri.
7.      Meningkatkan kemungkinan depresi
Kelebihan gula dapat meningkatkan suasana hati, beberapa ahli percaya resistensi insulin mungkin, memaksa pelepasan hormon stress kotisol dan GLP-1. Gangguan perilaku pada umumnya dipengaruhi oleh jumlah gula yang dikonsumsi fluktuasi kadar gula darah mendorong metabolisme dan suasana hati.
8.    Meningkatkan risiko infeksi jamur
Infeksi jamur di mulut biasanya disebabkan oleh pertumbuhan berlebihan gula air liur dan urine menyediakan tempat berkembangbiakan yang sempurna bagi jamur.
9.    Meningkatkan risiko kanker
Sejumlah penelitian menunjukan hubungan yang kuat antara konsumsi gula dan peningkatan risiko kanker. Wanita dengan kadar gula darah sangat tinggi jauh lebih mungkin untuk menderita kanker  payudara.
10.  Menyebabkan obesitas
             Obesitas terjadi akibat terlalu banyak asupan kalori. Banyak fakta yang menunjukkan jika orang kelebihan berat badan akibat banyak mengkonsumsi HFCS di soda dan makanan yang tinggi indeks. Efek dari makanan tingi indeks Glikemik dapat dikurangi denga menambahkan protein dan lemak sehat.

BAB IV
PENUTUP

A.    Kesimpulan
                        Penulis dapat menyimpulkan bahwa arum manis mempunyai beberapa dampak negatif antara lain : Kerusakan respon sinaptik, kerusakan memori, mengurangi produksi insulin alami, meningkatkan risiko diabetes, diet tinggi glikemik dapat menyebabkan jerawat, meningkatkan risiko penyakit jantung, meningkatkan kemungkinan depresi, meningkatkan risiko infeksi jamur, meningkatkan risiko kanker, dan menyebabkan obesitas.

B.     Saran
1.      Bagi masyarakat sebaiknya  dihindari makan arum manis secara berlebihan karena mempunyai beberapa dampak negatif.
2.      Lebih berhati-hati dalam  membeli arum manis, karena di zaman modern banyak        penjual yang menggunakan pengawet atau menyalahgunakan pewarna pakaian untuk pewarna makanan.
3.      Semoga karya tulis ini bisa dijadikan referensi bagi peneliti berikutnya yang membuat karya tulis yang sejenis.









          




Kamis, 22 September 2016

Karlis Arum Manis Sebagai Jajanan Tradisional dan Dampaknya Pada Tubuh

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Makanan merupakan kebutuhan bagi manusia guna kelangsungan hidupnya. Makanan terbagi atas dua jenis yakni makanan pokok dan makanan ringan.
Dewasa ini makanan tradisional mulai ditinggalkan tetapi keberadaannya masih dapat ditemui . Makanan ringan seperti arum manis konsumen terbesarnya adalah anak-anak.
Arum manis adalah  jajanan tahun 90-an yang memiliki rasa legit dan tekstur berbentuk serat-serat halus seperti rambut.  Arum manis memiliki nama lain “kembang gula kapas warna-warni”. Arum manis terkenal karena rasa dan warnanya yang mencolok. Namun di zaman modern sekarang ini  jarang menjumpai penjual arum manis keliling. Arum manis memliki beragam jenis yaitu, arum manis gula jawa kacang tanah, arum manis gula pasir dan lainnya.
 Bahan baku pembuatan arum manis terdiri atas gula dan pewarna makanan sehingga terasa sangat manis. Hal tersebut tentu memiliki dampak bagi tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan. Oleh karena itu penulis tertarik untuk membuat karya tulis dengan judul Arum Manis Sebagai Jajanan Tradisional dan Dampaknya Pada Kesehatan Tubuh.

B.     Rumusan Masalah
1.    Kandungan apa yang terdapat pada jajanan tradisional arum manis?
2.    Bagaimana dampak arum manis bagi kesehatan?


C.    Tujuan Penulisan
Untuk mengetahui keberadaan jajanan tradisonal arum manis di masyarakat dan dampaknya pada tubuh.

D.    Manfaat Penulisan
Manfaat penelitian secara teoritis :
1.    Menjadi inspirasi bagi penelitian-penelitian sejenis yang berkaitan dengan arum manis terutama kepada pecintanya.
2.    Menjadi dasar teori dan memberikan sumbangan teori bagi para pecinta arum manis.
Manfaat penelitian secara praktis :
1.    Memberi gambaran tentang arum manis dengan pecintanya
2.    Memberikan informasi secara mendalam mengenai arum  manis dengan pecintanya dan menambah pengetahuan mengenai arum  manis.




BAB II
DASAR TEORI

A.        Definisi Jajanan Tradisional

        Jajanan pasar adalah jajanan pasar tradisional Indonesia yang diperjuai belikan di pasar, khususnya di pasar-pasar tradisional.

Sampai saat ini jajanan pasar masih diminati oleh masyarakat meskipun telah banyak makanan luar negri yang sudah masuk di pasaran tapi jajanan pasar masih banyak diminati krena jajanan pasar bukan hanya harganya yang terjangkau saja tapi rasanya juga enak dan jenisnya beragam.[1]

B.            Definisi Arum Manis

                                Arum manis adalah makanan dengan rasa manis, sesuai dengan namanya dan sangat ringan. Ada 2 jenis arumanis yang dijajakan oleh penjualnya. Saat kecil dulu, penulis lebih sering menemukan arum manis ini di”buat” terlebih dulu oleh penjualnya. Cara buatnya menggunakan mesin yang dioperasikan dengan tangan atau kaki. Jangan membayangkan mesin yang digunakan adalah mesin modern dan canggih. Melainkan mesin yang cukup sederhana. Bahannya saja terbuat dari kaleng.
Kedua adalah arum manis yang siap saji. Hanya perlu ditata diantara 2 lembar simping. Simping sendiri merupakan sejenis kerupuk (berbunyi kriuk) yang tipis tapi rasanya tidak segurih kerupuk. Jenis arum manis inilah yang saat ini banyak dijajakan keliling daerah perumahan.[2] Gambar  2.1 Gulali
C.        Asal Mula Arum Manis
Arum manis pertama kali diperkenalkan pada tahun 1904 oleh William Morrison dan John C. Wharton di St. Louis World'f Fair dengan nama “Fairy Floss” atau yang dalam bahasa Indonesia disebut “Benang Peri”. Pembuatan arum manis ini adalah dengan memasukkan gula pasir dan pewarna makanan ke dalam mesin penghancur gula.[3]

D.        Bahan-Bahan Pembuatan Arum Manis
 Bahan  untuk pembuatan arum manis mudah di dapatkan di pasar atau            supermarket. Antara lain :
1.      1 kg gula pasir bersih
2.      ¼ kg terigu
3.      ¼ liter minyak goreng[4]
Gambar  2.2 Gulali
E.       Proses Pembuatan Arum Manis
1.      Gula dimasak dengan 1 gayung air sampai keluar busa dan mengental.
Sebelumnya masak terigu bersama minyak goreng sampai berwarna coklat.
2.      Setelah matang dinginkan kemudian gula dibolak-balik dengan spatula  sampai membentuk adonan dan aduk trus biar tidak mengeras.
3.      Kemudian menyiapkan meja dengan kayu ditengah meja dengan alas seng taburi terigu yang dimasak dengan minyak tadi.
engolesi meja dengan minyak goreng yang ada dimasak dengan terigu.
5.      Meratakan lalu taruh adonan diatas meja buat lubang seperti donat masukkan ke kayu penopang lalu tari (nariknya harus masih panas gulanya).
6.      Menarik terus dengan cara yang sama biar gula berubah menjadi lembaran-lembaran rambut terus sampai halus tariknya harus dengan tenaga extra ya.[5]